Sumber Online belajar teknik fotografi untuk pemula dan penyedia kaos bertema fotografi sebagai identitas Anda.

Kamis, 27 September 2012

Mengenal Histogram Dalam Fotografi


Fotografi Pemula - Sobat mungkin pernah bertanya ketika menjelajah menu kamera atau sedang mereview hasil jepretan kalian dan menemukan sebuah layar berlabel 'Histogram'. Apakah Histogram itu dan mengapa saya harus memperhatikannya? Apakah ada bentuk ideal dari grafik Histogram? Apakah tujuan dari Histogram?



Apa itu Histogram

Kita setidaknya harus meluangkan waktu untuk membahas topik tentang Histogram ini. Kami akan sedikit mengulas sedikit overview serta jawaban tentang pertanyaan diatas. Histogram merupakan tool yang sangat berguna untuk membantu banyak sekali pemilik kamera dalam mengambil rangkuman atau kesimpulan singkat dari range tonal setiap  foto mereka. Grafik Histogram menggambarkan tone pada gambar kalian, dari hitam (sisi kiri) ke putih (sisi kanan). Semakin tinggi grafik di setiap titik maka lebih banyak pixel tone tersebut yang ada pada gambar, jadi sebuah grafik Histogram yang memiliki banyak pixel gelap akan cenderung contong ke kiri, dan sebaliknya gambar yang memiliki tone lebih terang akan cenderung tinggi di sisi kanan.

Salah satu kelebihan Histogram adalah bahwa meski dengan layar kecil LCD yang ada pada kamera, Sobat bisa memeriksa kembali atau me-review hasil foto kalian, dan melakukan perubahan pengaturan kamera jika histogram memberikan informasi bahwa hasil foto terlalu gelap atau terang. Seperti yang kita tahu bahwa ukuran LCD kamera relatif kecil untuk melihat hasil foto kita, dan sering kali kita pulang dan menemukan hasil foto underexposure maupun overexposure ketika melihat kembali pada layar komputer yang ukurannya lebih besar dari LCD kamera.

Beberapa contoh Histogram

Mari kita lihat beberapa contoh histogram dan ulasan dibawah ini:

Mengenal Histogram
Foto Bunga tersebut memiliki exposure yang pas, seperti yang terlihat pada grafik brightness atau kecerahan dari kiri ke kanan

Mengenal Histogram
Pada foto tanaman kedua ini tampak tidak memiliki exposure yang benar, pada grafik terdapat perbedaan yang besar pada sisi kanan Histogram. Sebagian besar foto tampak gelap dan underexpose

Mengenal Histogram
Pada foto Bunga ketiga, tampak benar-benar over exposure dan 'washed-out'. Hal ini bisa dilihat dari sisi kanan histogram yang menjulang tinggi, ini berarti area terang dipenuhi oleh warna putih dan bukan detil highlight


Apakah Ada Ideal dari Grafik Histogram?

Seperti pada sebagian besar aspek yang ada dalam dunia fotografi, kecantikan dan keindahan tergantung pada mata yang melihatnya dan selalu ada unsur selera pribadi dan cara yang berbeda dalam mengekspresikan diri sendiri sebagai seorang fotografer. Tidak ada di dunia ini yang bernama Histogram 'Sempurna', Subyek serta jenis fotografi yang berbeda akan memberikan hasil yang berbeda pula. Sebagai contoh ketika memotret foto siluet akan memberikan sebuah grafik Histogram yang memiliki puncak di kedua ujung spektrum, dan tidak ada banyak dibagian tengah grafik.

Pada umumnya memang kita akan selalu menginginkan hasil foto dengan range tonal yang seimbang dan tersebar. Foto yang memiliki exposure yang benar biasanya akan memiliki puncak ditengah dan meruncing ke arah tepian grafik.

Tips:

  • Kamera digital saat ini sudah banyak yang dilengkapi dengan fitur pengaturan kecerahan layar LCD, guna melihat kembali hasil foto yang sudah diambil. Menambah tingkat kecerahan atau melihat layar dengan kecerahan yang terlampau tinggi bisa mengakibatkan kesalahan evaluasi exposure. Histogram adalah cara yang lebih baik jika Sobat merasa ragu terhadap hasil foto ketika mengevaluasinya melalui layar LCD di kamera digital.

Apakah Sobat Tahu?

  • Perangkat lunak pengolah gambar atau Digital Photo Editor seperti Photoshop, Lightroom memiliki fitur yang mirip dengan Histogram yang ada pada kamera digital guna membaca tingkat kecerahan sebuah gambar.

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel InFotografi.com secara gratis melalui email :

Teknik Fotografi, Updated at: 9/27/2012 03:14:00 PM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...