Sumber Online belajar teknik fotografi untuk pemula dan penyedia kaos bertema fotografi sebagai identitas Anda.

Rabu, 22 Mei 2013

Membuat Foto HDR - High Dynamic Range

Teknik Fotografi - Beberapa hari lalu salah satu Sobat InFotografi mengirimkan pesan via Facebook Page, dan meminta ulasan tentang seputar foto HDR. Apa Sih HDR itu? dan bagaimana membuatnya? HDR merupakan akronim dari High Dynamic Range. Ada banyak tools atau perangkat lunak yang bisa digunakan untuk penggabungan dalam foto HDR. Photoshop memiliki plug-in HDR, dan yang paling banyak digunakan dalam HDR adalah Photomatix.
 Photo: hdrsoft.com


Sebenarnya apa sih HDR dan kenapa kita menggunakannya? Salah satu keterbatasan kamera kita adalah: mereka hanya bisa meng-capture gambar dengan rentang dynamic range yang cukup sempit (jangkauan terang dan gelap pada foto), padahal kenyataannya scene yang kita potret memiliki area yang sangat terang dan sangat gelap, jadi bisa dikatakan kita bisa melihat lebih detail sebuah pemandangan dibandingkan dengan foto yang diambil oleh kamera.

Kamera bagaimanapun juga mampu untuk mengambil banyak gambar yang sama dengan exposure berbeda, dengan demikian Sobat bisa mengekspose area terang, gelap, midtones, dan menangkap beberapa gambar yang memiliki detail shadow dan highlight. Perangkat lunak HDR membantu kita untuk menggabungkan gambar-gambar tersebut menjadi satu gambar yang memiliki jangkauan area gelap dan terang jauh lebih luas dibandingkan foto-foto yang biasa Sobat dapatkan.

Idealnya untuk membuat foto HDR, Sobat membutuhkan serial atau beberapa gambar dari subyek yang sama, dan diambil menggunakan Tripod untuk menghilangkan gerakan diantara gambar-gambar tersebut. Pengaturan kamera tidak boleh dirubah dari di setiap gambar, tentu kecuali exposure yang memang harus berbeda. Untuk masalah exposure, Sobat bisa menggunakan fitur Auto Exposure Bracketing untuk mengambil beberapa seri foto. Fitur AEB ini juga sangat tepat sekali digunakan, karena bisa meminimalkan gerakan antar frame.

Pada artikel "Foto HDR Pemenang Kontes World Press 2012", InFotografi sedikit mengulas bahwa foto Paul Hansen pemenang kompetisi tersebut membuat foto HDR dari satu foto dengan format RAW. cara ini baik digunakan jika pada subyek gerak. Tips lain yang bisa Sobat lakukan adalah: matikan fitur IS/VR (Image stabilization) ketika menggunakan tripod, jika tidak yang terjadi malah kebalikan, kamera akan timbul getaran.

Sobat bisa mendownload versi trial dari Photomatix di www.hdrsoft.com. silahkan download dan install aplikasi tersebut! Berikut ini adalah beberapa langkah membuat foto HDR dengan Photomatix, dari beberapa gambar dengan exposure berbeda.

Langkah 1

Buka program photomatix, dan pilih Load Bracketed Photos. Pilih foto berseri kalian dan klik OK. Sobat bisa menggunakan foto sebanyak Tiga atau lebih. Program ini juga bisa membaca format DNG (Adobe Digital Negative Raw), sehingga Sobat tidak perlu repot-repot untuk mengkonversinya.



Langkah 2

Selanjutnya akan muncul jendela dialog. Sobat bisa memlilih Alignment foto, jika Sobat menganggap ada kemungkinan gerakan saat memotret. Sobat juga bisa mengurangi efek ghosting yang juga terjadi karena asanya gerakan di setiap foto seperti orang yang berjalan.




Langkah 3

Tadaaa... Ketiga file tersebut sudah tergabung menjadi satu dalam file HDR. Sobat akan menjumpai beberapa window pengaturan seperti Adjustment, Histogram, Preset. Pada window adjustment Sobat bisa merubah Strength, Saturasi warna, Luminosity, kontras, lighting, dan lain, lain, Preset merupakan bentuk-bentuk form HDR Instant, so Sobat tidak perlu repot-repot.. :) Setelah gambar HDR dalam preview sudah sesuai dengan apa yang sobat inginkan, klik tombol Process!



Langkah 4

Selamat Mencoba... :) dan Selamat bersenang - senang dengan Foto HDR

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel InFotografi.com secara gratis melalui email :


Teknik Fotografi, Updated at: 5/22/2013 03:43:00 PM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...